Minggu, 14 Agustus 2011

+_*

Hidup ini penuh dengan pilihan. Berani memilih, berarti bertanggungjawablah, jalani, jangan tinggalkan begitu saja, terima resiko. Temukan pilihan dalam pilihan sebeumnya. *Pins.

Opo sih ?

Rabu, 10 Agustus 2011

Blood Type

Finally , Penasaran batinku terjawab sudah . *Apa sih ?

Ternyata cukup penting juga untuk tau Golongan Darah . =P

Selasa, 09 Agustus 2011

Jalan Terbaik

Kucoba bertahan mendampingi dirimu. Walau kadangkala tak seiring jalan. Kucari dan selalu kucari jalan terbaik. Agar tiada Penyesalan dan Air Mata.

Jumat, 05 Agustus 2011

I promise you. I’m always there. When your heart is filled with sorrow and despair. I’ll carry you. When you need a friend. You’ll find my footprints in the sand - ( Leona Lewis - Footprint in the Sand )


Jumat, 20 Agustus 2010

Long Trip by Motorcycle .




Hasssshhh .. Akhirnya Blog ini ke isi juga , setelah sukses mereset password dan email.
Banyak cerita yg bisa di tulis , untuk mengawali aku pilih pengalaman paling berkesan liburan kali ini .

Setelah melalui proses panjang *nabung 6 bulan* , akhirnya wacana ke Bali terlaksana.
Segala keperluan disiapkan , karna ini bukan acara liburan biasa. Perjalanan panjang ini , aku tempuh dengan tunganggan lincah si Pacar, Sepeda Motor.
Jangan bilang Gila! Aku dan nya memang gemar naik motor.
Surabaya - Bali ditempuh hampir 12 jam *berangkat*, 10 jam *pulang*. menyusuri jalan panjang yang serba lurus, hutan lebat, dan laut pastinya . hmmm .. Menyenangkan .

Sampai di Bali , langsung aku dan para pengikutku beranjak menuju penginapan di deket Dreamland. Asli deh , ini tempat bener-bener jauh dari kota, ada di puncak gunung, arah ke Ulu watu . dari Denpasar jauh juga.
Tapi yang namanya liburan , pasti seneng-seneng aja. *Apalagi bareng Pacar* Hehehhehe.
Kuta , Bedugul, Erlangga, KFC Gelael Bali, Dreamland, dan GWK.
Seputaran itu saja yang bisa dikunjungi karna memang wisata di Bali jauh-jauh .

Jumat, 22 Januari 2010

Hari ke 4, 5, dan 6 tangan Mama mulai kaku.
Tak bisa diangkat, sedikitpun.
Tapi tidak pada sisi kaki, kakinya masih kuat digerakkan walau masih terasa berat.

di Hari ke 6, Kid membuat Mama tertawa.
Gara2nya isolasi pengatup tutup biskuit ku lilitkan sekitar pipi, hidung, dan rambutnya.
spontan Mama tertawa, sedikit terpingkal.
senang rasanya melihat situasi ini.

Hari ke-7 , Rabu 12 Januari 2010
Aku berusaha datang pagi2, tapi si Gendut Kid bangun kesiangan.
Jam10 baru siap berangkat.
Seperti biasa, sesampainya aku di ruangan Mama di rawat.
Kita - Aku dan Papa - berganti shift.
Papa siap2 pergi ke kantor.
seperti hari2 sebelumnya, baca koran jadi kegiatan utama.
sambil denger siaran radio informasi lalu lintas dan sedikit bergurau dengan Kid.
Tiba-tiba penyakit lapar melanda, perih, sudah tak bisa diajak kompromi.
Langsung tancap gas ke kantin, tak jauh dari ruang rawat inap Mama.
Setelah makan, bukan hal yang aneh kalau kami berdua di serang rasa kantuk.
Lumayan berat, apalagi angin sepoi2 yang berhembus dari jendela di saat cuaca agak mendung.
Lengkap sudah. Terlelaplah kita diatas lantai tanpa alas.
Sesekali aku dan Kid bergantian bangun. Melihat kondisi Mama.
Atau sesekali bangun untuk membantu Mama, entah mau buang air kecil atau minum.
Sekitar jam 2 siang, dokter specialis saraf memeriksa Mama.
Di periksa tangan dan kaki. Semuanya baik. Kaki sudah mulai lincah.
Dan tangan yang sedikit mulai bergerak
Walau sedikit, itu sudah menunjukan perkembangan yang baik.
Sore pun tiba. Waktunya menyeka tubuh Mama agar lebih segar.
Memberinya bedak wangi bayi, deodoran, mengganti pempers-nya dan merapikan rambutnya yang mulai kusut.
"Sebentar Ma, jangan tidur dulu. Rambutnya disimpul dulu.", kataku.
Mama mengangguk.
Karena terlalu kusut beberapa helai terlepas. Aku menyapa Kid.
"Kid, Liat ini. Mirip pemain film Jepang ya??", kataku.
"Heheheee. iyaa.", sahutnya.
Mama tertawa seraya memukul lenganku dengan tangan lemasnya.
Sedikit terlupa. Mama sengaja memakai pempers dewasa untuk mempermudah kalau buang air kecil.
Kalau-kalau kau tertidur atau sedang menebus obat, Mama bisa langsung buang air disitu.
Alhamdulillah, Mama udah sering tertawa sekarang.
Hari kedua.
Jam9 aku baru sampai di RS.
Tak sesuai yg di inginkan Papa.
Papa mengutusku datang jam6 pagi, tp sangat tdk mgkn.
Terlalu pagi untukku mengingat semalaman aku susah tdr.
Tak lama, Papa bergegas ke kantor.
Beliau berjanji, stlh pulang kantor lngsng ke RS Lagi sekitar jam5 sore.
Kondisi Mama di hari kedua sudah ada kemajuan, tangan dan kaki sblh kiri sudah mulai digerakan.
Kemajuan yg pesat. Alhamdulillah.

Hari ketiga.
Sabtu, 9 Januari 2010.
Aku kembali datang terlampau siang.
Bnyk saudara dan tetangga yg datang membawa bekal ini itu.
Bnyk sekali. Sampai memenuhi buffet bed sblh.
Ada kue, buah, dan makanan ringan.
Kira2 jam stgh12, Papa ijin sholat di masjid blkg.
Stlh itu Mama bertanya padaku, pertanyaan yg hampir tak prnh terpikir dlm benakku.
"Pin .. Klidung man naa?", katanya sependengaranku.
"Apa Ma? Krudung?"
"Khidung .. Khidung .. Mana? Gak kesini??", katanya. Kali lebih jelas. Aku jd ngerti apa mksdny.
"0oo .. Iya, nanti agak sore kesini kok.", jwbku.
Sekembalinya Papa dr Masjid, Papa bergegas pulang.
Mencuci sebagian pakaian yg sudah dipakai dalam 2hr ini.
Tak lama, Budhe Sri menjenguk beserta Pakdhe.
Cukup lama Budhe ad disini, hampir jam stgh 7 br mereka pulang.
Kid ikt menunggu sampai Papa datang.
Jam 8 malam, giliran Tante yg datang.
Sbntr mengobrol, tak lama Papa muncul jam stgh 9.
Penantian panjang tlah usai dan siap pulang.
Kehujanan. Mandi. Tidur.
Syukurlah hr ini lumayan nyenyak..